Cara Mengatasi Gangguan Kecemasan

Di Indonesia sendiri, mungkin masih banyak yang belum tahu apa itu gangguan kecemasan. Padahal gangguan psikologis ini sudah sangat umum. Gangguan ini akan membuat penderitanya mengalami rasa cemas yang berlebihan, takut yang berlebihan, khawatir akan suatu hal yang belum tentu terjadi, hingga merasa gugup. Bahkan gejala-gejala tersebut bisa menghambat aktivitas sosial mereka jika gangguan kecemasan yang dialami sudah parah.

Bagaimana Mengatasi Gangguan Kecemasan?

Jika Anda merasakan beberapa gejala gangguan kecemasan tersebut, maka sebaiknya Anda pahami bahwa hal tersebut harus segera diatasi. Sebaiknya hal pertama yang Anda lakukan saat tahu bahwa Anda mengalami gangguan kecemasan adalah tarik napas dalam-dalam.

Tarik napas dalam-dalam bisa membuat Anda tenang. Cara ini juga bisa membuat otak Anda berpikir bahwa Anda baik-baik saja. Menarik napas dalam-dalam memang bisa membantu pikiran dan tubuh Anda menjadi rileks. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya berbaringlah di atas permukaan yang datar lalu letakkan satu tangan di perut Anda dan tangan yang lainnya di dada Anda. Tarik napas perlahan. Tahan sebentar, lalu perlahan-lahan biarkan keluar. Lalukan latihan bernapas ini hingga Anda merasa tenang dan rileks.

 

Jika Anda sering minum kopi atau alkohol, maka sekarang sebaiknya hindarilah kedua jenis minuman tersebut. Kafein dan alkohol bisa membuat kecemasan Anda semakin naik. Jadi, mulai sekarang kurangi atau justru hindari kedua jenis minuman tersebut. Memang cukup sulit namun bagaimanapun juga Anda harus bisa melakukannya jika ingin sembuh. Perlu diingat bahwa kafein bukan hanya ada pada kopi, teh, dan soda namun kafein juga dapat muncul di cokelat, obat pelangsing, dan juga obat sakit kepala.

Tips selanjutnya terdengar tidak masuk akal namun banyak dipraktekan di dokter kejiwaan yaitu buatlah waktu kekhawatiran. Buatlah sesi untuk merasa khawatir dengan cara mengidentifikasi apa saja hal-hal yang membuat Anda merasa cemas, khawatir, dan juga takut. Anda bisa melakukan sesi ini selama setengah jam. Fokus pada apa yang sebenarnya membuat Anda khawatir, maka Anda akan paham bahwa hal tersebut pada akhirnya tidak membuat Anda khawatir lagi.